K-SNAPP

Mayoritas lirik berbahasa Korea… Respons terhadap ‘Saranghae’ Trisha Paytas meledak

Trisha Paytas debut K-pop lewat ‘Saranghae’

Trisha Paytas, Saranghae, K-pop, Menara Namsan, mukbang, lagu, video musik
Foto: YouTube 'blndsundoll4mj'
Trisha Paytas, Saranghae, K-pop, Menara Namsan, mukbang, lagu, video musik
Trisha Paytas, Saranghae, K-pop, Menara Namsan, mukbang, lagu, video musik
Trisha Paytas, Saranghae, K-pop, Menara Namsan, mukbang, lagu, video musik
Foto: YouTube 'blndsundoll4mj'

Streamer dan influencer Amerika Serikat Trisha Paytas baru-baru ini mengumumkan debutnya di K-pop, menarik perhatian penggemar di dalam dan luar negeri.

Belum lama ini, Trisha Paytas merilis lagu '사랑해 Saranghae (I Love You)' dan menyatakan debutnya sebagai artis K-pop. Durasi lagu sedikit di atas dua menit, dan yang mencolok adalah sebagian besar liriknya menggunakan bahasa Korea, seperti "Di malam yang gelap di bawah cahaya bintang, aku tak bisa tidur karena memikirkanmu", "Aku cinta kamu, aku cinta kamu—mengatakannya seribu kali pun tak cukup", "Cinta yang tak berubah, takkan goyah meski waktu berlalu", dan "Walau malam yang panjang berlalu dan air mata mengalir, aku akan mencintaimu seribu kali".

Selain itu, video musiknya menampilkan latar yang menggambarkan kawasan ramai di Korea dan sesuatu yang menyerupai Menara Namsan, serta adegan makan ala Korea (mukbang) yang mencuri perhatian. Lagu dan video musik Trisha Paytas dengan cepat menjadi perbincangan di dunia maya, dan banyak warganet di dalam maupun luar negeri memberikan reaksi hangat seperti, "Lebih banyak bahasa Korea daripada lagu idol zaman sekarang", "Benar-benar tulus pada Korea", dan "Semoga bisa terlihat di program musik".

Sementara itu, Trisha Paytas memulai aktivitasnya di Los Angeles, Amerika Serikat, dan membuka kanal YouTube pada 2007. Sejak itu, ia membangun popularitas melalui berbagai penampilan program dan aktivitas daring, sambil menekuni musik dan produksi konten.