Ten (TEN) dari grup NCT yang baru-baru ini meninggalkan SM Entertainment dan penyanyi Mark memulai langkah mandiri. Di tengah makin banyaknya bintang yang menonjol dengan mendirikan label/agensi pribadi, langkah keduanya menarik perhatian para penggemar.
Pada 3 Juni lalu, Mark menarik perhatian dengan membagikan unggahan dari akun media sosial baru bernama ‘uprmlable’ di Instagram pribadinya.
Akun baru itu merupakan SNS resmi “Upperroom” (UPPERROOM), yang diketahui sebagai agensi baru Mark. Di akun tersebut, tiga trailer pendek diunggah, lalu keesokan harinya pada tanggal 4, video dengan format serupa kembali diposting sehingga semakin menyita perhatian penggemar.
Upperroom disebut sebagai perusahaan perencanaan konten yang didirikan Mark bersama rekan-rekan lamanya, dengan Mark menjabat sebagai co-CEO. Berfokus pada musik, mereka akan merencanakan dan memproduksi beragam konten budaya populer seperti video, seni visual, dan pertunjukan. Nama “Upperroom” memuat makna “ruang tempat orang-orang sevisi berkumpul untuk bertukar ide”. Dengan berdirinya agensi ini, Mark berencana tampil sebagai kreator yang lebih mandiri.
Sebelumnya pada April lalu, kontrak eksklusif Mark dengan SM Entertainment berakhir, dan ia sekaligus mundur dari seluruh sub-unit NCT, membuat penggemar terkejut. Saat itu SM Entertainment menyatakan, “Kami telah berdiskusi panjang dan mendalam mengenai arah kegiatan Mark, dan sepakat untuk mengakhiri kontrak eksklusif per 8 April setelah komunikasi yang cukup dari kedua belah pihak,” seraya menambahkan, “Mark menghentikan seluruh aktivitasnya di NCT 127, NCT Dream, dan semua kegiatan NCT.”
Usai kabar keluarnya Mark dari NCT mencuat, ada yang memberi dukungan dengan komentar seperti “Dia sudah bekerja keras bertahun-tahun,” “Sekarang saatnya melakukan hal yang ia inginkan,” “Semoga sukses,” namun sebagian penggemar juga mengungkapkan kekecewaan: “Pergi tiba-tiba begini, rasanya sedih,” “Kukira akan bersama sampai akhir,” “NCT tanpa Mark terasa seperti bukan kenyataan.”
Ten, yang juga anggota WayV, turut mendirikan label pribadinya dan memulai langkah solo yang independen. Pada 15 Mei lalu, ia membuka akun media sosial label pribadi ‘illimnt’ dan membagikan beragam konten, meningkatkan ekspektasi penggemar.
Sebelumnya, kontrak eksklusif Ten dengan SM Entertainment juga berakhir per 8 April. Namun berbeda dengan Mark, Ten akan melanjutkan aktivitasnya bersama WayV dan NCT di bawah naungan SM Entertainment.
Di tengah tren meningkatnya pendirian label pribadi oleh para penyanyi yang telah menyelesaikan kontrak eksklusif, sorotan pun tertuju pada Jennie BLACKPINK, yang lebih dulu meninggalkan YG Entertainment dan mencatat kisah sukses.
OA Entertainment adalah agensi satu orang yang didirikan Jennie setelah kontrak eksklusif solonya dengan YG Entertainment berakhir pada November 2023. Jennie masih melanjutkan kegiatan grup BLACKPINK bersama YG Entertainment, namun untuk album solo, iklan, dan aktivitas individu lain, ia menjalankan sistem kerja mandiri melalui agensinya sendiri.
Menurut Sistem Publikasi Elektronik Otoritas Jasa Keuangan Korea (DART) pada 9 Mei lalu, OA Entertainment membayarkan masing-masing 14,3 miliar won (sekitar Rp165 miliar, perkiraan) pada 2024 dan sekitar 9,5 miliar won (sekitar Rp109 miliar, perkiraan) kepada Jennie. Dalam dua tahun terakhir, Jennie menerima total sekitar 23,8 miliar won (sekitar Rp274 miliar, perkiraan) sebagai pembayaran penyelesaian.
Seiring popularitas K-pop yang kian luar biasa di seluruh dunia, semakin banyak artis yang mendirikan label pribadinya. Melalui langkah ini, peluang berkembangnya model bisnis independen bagi para artis tampak makin terbuka.