K-SNAPP

JYP: Xdinary Heroes tempuh jalur hukum atas kasus penguntitan, janji hukuman tegas

Diserahkan ke aparat penegak hukum tanpa pengecualian

Xdinary Heroes, kasus penguntitan, JYP Entertainment, langkah hukum, penguntitan
Foto: JYP Entertainment

Band Xdinary Heroes menjadi korban penguntitan, dan agensi mereka menegaskan akan mengambil tindakan hukum tegas.

JYP Entertainment pada tanggal 11 menyatakan, "Kami telah mengajukan laporan ke kantor polisi setempat terhadap para tersangka yang memasuki tempat tinggal artis tanpa izin, dan baru-baru ini kami mengonfirmasi bahwa pengadilan telah menjatuhkan tindakan sementara sesuai Undang-Undang tentang Hukuman atas Kejahatan Penguntitan."

Mereka melanjutkan, "Kami bekerja sama aktif dengan aparat penegak hukum agar para tersangka yang saat ini dalam proses hukum menerima hukuman yang setimpal," seraya menambahkan, "Meski sudah ada pemberitahuan dan langkah-langkah hukum terhadap pelanggaran privasi semacam ini, kami masih terus mendapati tindakan seperti menunggu artis di sekitar asrama/akomodasi dan gedung kantor perusahaan atau menerobos ruang pribadi."

Pihak agensi menegaskan, "Ini adalah tindakan yang secara serius mengancam keselamatan pribadi artis dan tidak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun," sembari menambahkan, "Kami akan memprioritaskan keselamatan dan perlindungan hak artis serta berencana mengambil langkah-langkah kuat sebagai berikut."

Mereka juga menambahkan, "Setiap tindakan yang melanggar keselamatan dan hak artis—termasuk memasuki tempat tinggal, perekaman ilegal, kebocoran data pribadi, dan pelanggaran privasi yang berkelanjutan—akan tanpa pengecualian kami serahkan kepada aparat penegak hukum," seraya menyatakan, "Kami akan memperkuat keamanan dan patroli di sekitar asrama serta gedung kantor, dan jika tertangkap tangan akan segera mengambil tindakan hukum."

Terakhir, mereka memperingatkan, "Siapa pun yang terbukti melakukan tindakan tersebut tidak akan diizinkan berpartisipasi dalam kegiatan resmi apa pun terkait Xdinary Heroes di masa mendatang."