Label XGALX dari grup Jepang XG yang berbasis pada sistem K-pop, yang dipimpin oleh CEO sekaligus produser eksekutif Jakops (Simon Junho Sakai, nama Korea Park Junho), diberitakan telah ditangkap di Jepang atas tuduhan terkait narkoba.
Menurut Kyodo News pada tanggal 23 dan sejumlah media Jepang yang mengutipnya, Divisi Penanggulangan Narkotika dan Senjata Api Badan Kepolisian Nasional Jepang menangkap Jakops di lokasi kejadian dengan sangkaan pelanggaran Undang-Undang Pengendalian Narkotika.
Ia diduga menguasai kokain di sebuah hotel di Prefektur Aichi, Jepang, dan dua karyawan perusahaan hiburan Jepang Avex yang bersamanya serta seorang produser musik XGALX juga ditangkap atas dugaan yang sama.
Perwakilan XGALX menyatakan kepada berbagai media, "Kami saat ini sedang memeriksa situasinya."
Sementara itu, Jakops pernah beraktivitas sebagai anggota grup Dalmatian, dan ia lahir dari ayah berkebangsaan Korea dan ibu berkebangsaan Jepang.
Pada 2018, ia mendirikan XGALX, dan kemudian pada 2022 XG resmi debut. XG kini menegaskan eksistensinya di panggung global.