Mantan anggota 4Minute, Heo Gayoon, untuk pertama kalinya mengungkap bahwa ia menjadi korban kekerasan di sekolah saat masih trainee.
Tampil di program variety tvN You Quiz on the Block yang tayang pada 25 Februari, Heo Gayoon mengenang masa trainee yang dimulai sejak usia 14 tahun sebagai “waktu yang kujalani hanya berpegang pada satu mimpi: menjadi penyanyi.” Ia lalu dengan hati-hati menyinggung pengalaman perundungan, mengaku, “Saat itu, ketimbang merasa takut, mewujudkan mimpi terasa lebih penting. Jadi aku memilih untuk menerima pukulan saja.” Ia menambahkan, “Aku sampai memohon, tolong jangan pukul wajahku saja,” memperlihatkan betapa terdesaknya situasi saat itu, membuat studio seketika diliputi keheningan.
Peristiwa tersebut adalah rahasia yang bahkan tak bisa ia ceritakan kepada orang tuanya. Heo Gayoon berkata, “Khawatir masalahnya jadi besar dan mengganggu persiapan menjadi penyanyi, aku tidak menceritakannya kepada siapa pun,” seraya mengungkap bahwa baru-baru ini, mumpung datang ke Korea, ia akhirnya pertama kali membuka cerita itu kepada orang tuanya. Ia pun menyampaikan penyesalan, “Orang tuaku sampai tidak bisa tidur.”
Ia juga menyinggung masa setelah berakhirnya aktivitas 4Minute. Heo Gayoon mencoba beralih menjadi aktris dan mengikuti tak terhitung banyaknya audisi, namun tidak berjalan sesuai harapan. Pada akhirnya, ia mengalami insomnia dan gangguan makan berlebihan. Heo Gayoon mengisahkan, “Meski tidak lapar, tanganku gemetaran, dan aku sulit merasakan kenyang. Aku terus makan sampai perut terasa sakit baru berhenti,” menggambarkan kondisinya saat itu. Barulah setelah melihat bayangannya di cermin yang tampak begitu lelah hingga tak dikenali, ia pergi ke rumah sakit. Melalui perawatan psikiatri, ia mengetahui bahwa dirinya mengalami masalah obsesif dan kontrol diri.
Saat ini Heo Gayoon tinggal di Bali, Indonesia, untuk memulihkan diri dan menyiapkan awal yang baru.