Dalam program berjudul "Momsin-ui Tansaeng" terekam cuplikan yang mengejutkan. Satu keluarga ternyata semuanya penderita hipertensi, dan pola makan mereka disebut sebagai faktor risiko besar.
Video tersebut diunggah pada 18 Maret 2026 melalui Channel Aha (Kesehatan, Keuangan).
Dalam program itu muncul menu yang dijuluki "bom natrium". Salah satu tokoh sempat mengalami gejala stroke yang timbul lalu menghilang, sehingga menghadapi situasi genting. Pola makan peserta yang sarat natrium tersebut dinilai sebagai kebiasaan berisiko yang menaikkan tekanan darah.
Program ini mendapat sorotan karena menekankan bahwa penyakit kronis seperti hipertensi dapat berkaitan dengan riwayat keluarga. Mereka juga memperkenalkan bahan pangan sehat seperti "minyak kenari" dan menyajikan berbagai cara untuk mengatasinya.
Program tersebut menyoroti pentingnya pola makan Mediterania dan kandungan antioksidan pada minyak kenari, serta menampilkan para peserta yang mencoba "meremajakan" usia pembuluh darah melalui kebiasaan sehat yang baru (lihat artikel terkait).