Di tengah Nichkhun, member 2PM, yang secara langsung mengungkap menjadi korban stalking, agensi JYP Entertainment menyatakan akan mengambil langkah tegas.
Pada 18 Maret, JYP Entertainment selaku agensi Nichkhun menyampaikan pernyataan resmi: "Baru-baru ini kami mengonfirmasi adanya tindakan bernuansa stalking yang melanggar privasi dan mengancam keselamatan artis kami," seraya menjelaskan, "Ada upaya pendekatan serius seperti membuntuti pergerakan selama berjam-jam serta terus-menerus melakukan ucapan dan tindakan yang mengintimidasi."
Mereka melanjutkan, "Kami menilai masalah ini sebagai isu serius yang mengancam keselamatan fisik dan mental artis, dan saat ini kami telah mengamankan bukti terkait dan tengah menempuh langkah hukum," serta menegaskan, "Jika tindakan serupa terulang, kami akan segera mengambil langkah tambahan tanpa keringanan apa pun." Mereka juga menambahkan, "Membuntuti, mengidentifikasi, dan menyebarkan rute pergerakan yang mengganggu kehidupan sehari-hari adalah kejahatan yang jelas," dan "Demi melindungi artis, kami akan merespons dengan tegas tanpa pengecualian terhadap semua tindakan melanggar hukum."
Kasus ini diketahui setelah Nichkhun pada 15 Maret mengungkap langsung di Instagram bahwa dirinya menjadi korban. Nichkhun menuturkan, "Saat berjalan-jalan di sekitar rumah, saya dibuntuti sekitar 30 menit oleh seseorang yang mengaku sebagai penggemar," seraya menambahkan, "Ia terus mengikuti sambil berteriak di samping saya, hingga akhirnya saya pergi ke kantor polisi untuk meminta bantuan." Ia melanjutkan dengan menceritakan situasi saat itu, "Karena ada kemungkinan orang tersebut menunggu di luar, saya pulang dengan naik mobil polisi."
Pihak agensi juga menyatakan tengah menindak unggahan-unggahan berisi fitnah dan kebencian, sembari meminta para penggemar untuk mengirimkan laporan terkait. Kejadian ini kembali meningkatkan kewaspadaan publik terhadap kejahatan stalking yang menyasar selebritas.