Wujud kejam penipuan telepon (voice phishing) yang merenggut nyawa seorang pemuda 28 tahun akhirnya terungkap.
SBSSTORY pada tanggal 19 mengunggah video Kkokomu yang membahas kasus ini. Video tersebut menguraikan secara rinci proses yang dimulai dari “mengincar target” dalam penipuan keuangan melalui telepon hingga berujung pada “penyerahan tas uang”. Selain itu, tayangan ini menyoroti bagaimana selama 11 jam korban didesak secara psikologis hingga akhirnya berakhir tragis.
Pernyataan korban yang terasa sangat nyata seperti, “Saya benar-benar mengira itu polisi,” dan “Saya tidak menyangka akan berakhir seperti ini,” turut terekam.
Meski merupakan contoh klasik dari penipuan telepon, kasus ini mengejutkan karena menunjukkan bahwa modusnya terus berevolusi. Terutama strategi perang psikologis yang licik untuk memperdaya korban meninggalkan kesan mendalam pada pemirsa.