K-SNAPP

[Cuplikan Drama] “Saham pasti naik!”… ‘Kkotpadang’ Park Ji-hoon & Byeon Woo-seok kembali disorot

Sedang menanti proyek berikutnya

Film, Pria yang Hidup bersama Raja, Drama, Lovely Runner, Park Ji-hoon, Byeon Woo-seok, Flower Crew: Joseon Marriage Agency, Saat Juru Masak Menjadi Legenda, Permaisuri Agung Abad ke-21, Weak Hero
Foto: JTBC 'Flower Crew: Joseon Marriage Agency', TVING, MBC

Merajai dunia drama dan film sebagai aktor generasi berikutnya, Park Ji-hoon dan Byeon Woo-seok kembali menarik perhatian lewat proyek yang mereka bintangi bersama.

Itu adalah drama Senin–Selasa JTBC tahun 2019, sekitar tujuh tahun lalu, Flower Crew: Joseon Marriage Agency (selanjutnya disebut Kkotpadang). Karya ini mengisahkan aksi komedi tipu daya perjodohan oleh agensi mak comblang terbaik di Joseon, “Kkotpadang,” yang berusaha menjadikan Gaedong—cinta pertama sang raja sekaligus perempuan dari kalangan rendahan—sebagai wanita paling berharga di Joseon.

Film, Pria yang Hidup bersama Raja, Drama, Lovely Runner, Park Ji-hoon, Byeon Woo-seok, Flower Crew: Joseon Marriage Agency, Saat Juru Masak Menjadi Legenda, Permaisuri Agung Abad ke-21, Weak Hero
Foto: TVING

Di dalam cerita, Park Ji-hoon memerankan Go Young-soo yang penuh aegyo namun punya pesona sedikit ceroboh. Karena ini adalah proyek akting pertamanya setelah bubarnya Wanna One, ekspektasi dan kekhawatiran muncul bersamaan, tetapi ia segera menepis kecemasan penonton berkat pesona khasnya dan mendapat julukan “flower boy.”

Khususnya, latar masa lalu yang terungkap di paruh akhir menghadirkan plot twist besar. Berbeda dengan penampilan Go Young-soo yang menawan, di masa lalu ia adalah buronan dengan hadiah tangkapan, si berandal penebas bernama “Chilnomi.” Park Ji-hoon menegaskan kemampuan aktingnya dengan menggambarkan secara detail sisi ganda sosok yang hidup dalam ketakutan.

Lewat karya ini, Park Ji-hoon menancapkan reputasinya sebagai aktor dewasa, lalu memperluas spektrum akting melalui Weak Hero Class 1, 2, Fantasy Sonata, dan lainnya. Baru-baru ini, ia kembali membuktikan nilainya lewat film Pria yang Hidup bersama Raja yang mencatat rekor box office luar biasa.

Dalam film tersebut, ia memerankan Danjong Lee Hongwi dan menyuguhkan akting berintensitas tinggi yang mampu menyampaikan narasi hanya lewat sorot mata. Terutama, chemistry-nya dengan Yoo Hae-jin sebagai Eom Heung-do meninggalkan kesan mendalam pada penonton. Per 25 Maret, karya ini menjadi film Korea ketiga yang melampaui 15 juta penonton dan terus melaju kencang di box office.

Park Ji-hoon diprediksi kembali memicu fenomena lewat proyek berikutnya, orisinal TVING Saat Juru Masak Menjadi Legenda (selanjutnya disebut “Juru Masak”). Dalam karya ini, ia berperan sebagai Kang Seong-jae, pemuda dari keluarga miskin yang masuk wajib militer untuk lari dari realitas. Kisahnya bergulir ketika ia berhadapan dengan sistem “quest” misterius selama dinas militer.

Dalam trailer yang dirilis, ia tampil mengenakan pisau dapur dan celemek, meninggalkan impresi kuat. Meski belum pernah menjalani wajib militer, nuansa aktingnya yang natural kian meningkatkan antusiasme. Sang penulis asli pun melayangkan pujian tinggi pada keputusan casting, sehingga atensi terhadap proyek ini makin besar. “Juru Masak” dijadwalkan tayang Mei mendatang dengan premis segar yang mematahkan pakem drama militer konvensional.

Film, Pria yang Hidup bersama Raja, Drama, Lovely Runner, Park Ji-hoon, Byeon Woo-seok, Flower Crew: Joseon Marriage Agency, Saat Juru Masak Menjadi Legenda, Permaisuri Agung Abad ke-21, Weak Hero
Foto: MBC

Byeon Woo-seok juga menegaskan keberadaannya di “Kkotpadang” sebagai Do-joon, laki-laki mak comblang sekaligus sarjana bangsawan yang hidup santai. Dengan tinggi menjulang dan visual menawan, ia memukau dalam balutan hanbok, dan demi adegan bermain bipa di drama, ia berlatih secara konsisten untuk menyempurnakan karakternya.

Setelah itu, Byeon Woo-seok menambah filmografinya lewat Record of Youth, Strong Girl Nam-soon, dan lainnya, serta menancapkan posisinya sebagai aktor papan atas melalui Lovely Runner yang memicu demam “Seon-jae fever.” Chemistrynya dengan Kim Hye-yoon yang turut membintangi drama tersebut juga sangat dicintai publik hingga dijuluki “pasangan SolSeon.”

Meneruskan momentum ini, Byeon Woo-seok kembali ke layar kaca MBC lewat drama baru slot Jumat–Sabtu Permaisuri Agung Abad ke-21, menandai comeback-nya ke drama televisi setelah sekitar dua tahun. Karya ini menggambarkan romansa lintas status antara seorang perempuan kaya raya namun berstatus rakyat jelata dan seorang pria, putra raja, yang tak bisa memiliki apa pun. Byeon Woo-seok berperan sebagai Pangeran Agung Ian yang tak ditakdirkan menjadi raja, menandai lahirnya karakter ikonis lainnya; drama ini perdana tayang pada 10 April mendatang.

Meski saat penayangan “Kkotpadang” gaung kedua aktor belum sebesar sekarang, keduanya terus bertumbuh lewat karya-karya berkelanjutan hingga membuat proyek masa lalu kembali disorot. Ekspektasi terhadap langkah mereka berikutnya pun kian tinggi.