K-SNAPP

Pengaruh baik kini berbayar?… Polemik pembukaan 'membership berbayar' Park Wi♥Song Ji-eun

"Dukung vs Kecewa"… Dampak 'membership berbayar' WERACLE

Park Wi, Song Ji-eun, WERACLE, membership, berbayar
Foto: YouTube 'WERACLE'
Park Wi, Song Ji-eun, WERACLE, membership, berbayar
Park Wi, Song Ji-eun, WERACLE, membership, berbayar
Foto: YouTube 'WERACLE'

Pasangan YouTuber Park Wi dan mantan anggota Secret, Song Ji-eun, yang mengelola kanal YouTube WERACLE, mengumumkan penerapan membership berbayar, sehingga memicu pro dan kontra.

Pada 16 April, kanal WERACLE merilis video berjudul "Jadilah keluarga WERACLE". Dalam video tersebut, Park Wi mengatakan, "Memasuki tahun ke-7 sejak kanal dibuka, kami memulai layanan membership untuk memperluas komunikasi dengan para subscriber." Ia menambahkan, "Setelah banyak pertimbangan, kami ingin membuat 'Familyship'," seraya menjelaskan bahwa mereka ingin memperluas jalur untuk berkomunikasi langsung.

Song Ji-eun juga menambahkan alasan penerapannya dengan mengatakan, "Kami ingin berbagi cerita yang lebih dalam dan jujur." Biaya bulanan ditetapkan 2.990 won (sekitar Rp36.000), dan bagi yang bergabung akan disediakan konten berbeda seperti vlog eksklusif, konten masakan rumahan, serta video yang sebelumnya tidak dipublikasikan. Pasangan ini menegaskan, "Karena kita bersama secara berbayar, kami akan membalas dengan konten berkualitas lebih tinggi."

Namun, sesaat setelah video dirilis, responsnya terbelah. Sejumlah penonton melontarkan kritik seperti, "Rasanya ketulusan yang selama ini dibagikan gratis jadi ternoda", "Mau menjadikan interaksi sebagai ladang uang?", dan "Tidak sejalan dengan misi 'pengaruh baik' yang selalu ditekankan." Mengingat kanal ini membangun kepercayaan lewat peningkatan kesadaran soal disabilitas dan berbagi keseharian secara jujur, keputusan untuk berbayar dinilai bertentangan dengan citra yang sudah ada.

Di sisi lain, tak sedikit pula yang berpandangan positif. Mereka yang sependapat dengan pasangan ini mengatakan, "Bergabung membership bukan paksaan", "Kami paham karena pembuatan konten juga butuh biaya", dan "Upaya demi konten yang lebih baik", sehingga perdebatan pun berlanjut.

Park Wi didiagnosis lumpuh total pada 2014 akibat kecelakaan, namun ia kembali menata keseharian lewat rehabilitasi dan menyampaikan pesan harapan. Lewat YouTube, ia membagikan kehidupan di kursi roda dan proses pemulihannya, berkontribusi pada peningkatan kesadaran tentang disabilitas, dan atas jasanya ia menerima Penghargaan dari Menteri Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korea serta Penghargaan Kesejahteraan Seoul. Keduanya menikah pada 2024 dan terus beraktivitas dengan membagikan keseharian mereka sebagai pasangan melalui konten.