Aktris Nana, mantan anggota After School, hadir langsung sebagai saksi dalam persidangan kasus perampokan yang menerobos rumahnya. Sekitar setengah tahun setelah kejadian, korban berdiri sendiri di pengadilan, dan suasana tegang terus terasa.
Pada tanggal 21, Divisi Pidana ke-1 Cabang Namyangju, Pengadilan Distrik Uijeongbu, menggelar sidang ketiga terhadap pria berusia 30-an, A, yang ditahan dan didakwa atas tuduhan perampokan disertai penganiayaan. Hari itu, Nana dan ibunya duduk di kursi saksi sebagai pihak korban, dan pemeriksaan saksi berlangsung tertutup.
Nana datang ke pengadilan dengan mengenakan topi dan masker yang menutupi wajahnya. Di hadapan awak media, Nana berkata, "Saya minum Cheongsimhwan. Saya sangat gugup," dengan jujur mengungkap kegugupannya. Menjawab pertanyaan tentang pernyataan apa yang akan disampaikannya, Nana berkata, "Saya akan berbicara apa adanya, setransparan mungkin." Mengenai terdakwa yang membantah dakwaan, ia menanggapi, "Keterlaluan. Fakta bahwa saya harus berada di sini saja sudah ironis," sambil mengungkapkan rasa frustrasinya.
A diduga pada 15 November tahun lalu menerobos masuk ke rumah Nana di Kota Guri, Provinsi Gyeonggi, lalu mengancam Nana dan ibunya dengan senjata tajam sambil menuntut uang dan barang berharga. Disebutkan bahwa setelah bergumul, Nana dan ibunya berhasil melumpuhkan A dan segera melapor ke polisi. Penyelidik menilai A, yang tengah kesulitan ekonomi, memilih kawasan perumahan mewah yang padat sebagai target kejahatan.
Namun pihak A mengklaim di pengadilan bahwa ia tidak berniat merampok. Sambil mengakui perbuatan memasuki rumah secara ilegal, ia bersikukuh bahwa tujuannya hanya mencuri. Ia juga dikabarkan menuduh bahwa justru dirinya yang mengalami kekerasan dari pihak Nana.
Setelah kejadian, A melaporkan balik Nana atas tuduhan percobaan pembunuhan dan penganiayaan dengan senjata, dengan alasan ia juga terluka. Namun polisi menyimpulkan tindakan Nana sebagai pembelaan diri yang sah dan menutup kasus dengan kesimpulan tidak ada unsur pidana. Setelah itu, pihak Nana melaporkan A atas tuduhan pengaduan palsu.
Sebelumnya, melalui media sosialnya, Nana juga mengungkap perasaannya jelang hadir sebagai saksi. Ia menulis, "Banyak yang khawatir, tapi jangan khawatir. Aku akan melakukannya dengan baik," serta, "Aku bersumpah akan mengatakan hanya kebenaran apa adanya."
Dengan kehadiran Nana sebagai saksi, perhatian kini tertuju pada putusan majelis hakim ke depan.