Penyanyi Soyou angkat bicara soal rumor yang sempat memicu kontroversi.
Dalam video kanal YouTube Ipmanyeolmeon yang dirilis pada 28 Mei, Soyou tampil sebagai bintang tamu dan memberi klarifikasi langsung terkait rumor dan kontroversi yang dianggapnya tidak adil.
Pada Oktober tahun lalu, saat pulang ke Korea usai jadwal di Amerika Serikat, Soyou mengunggah di media sosial bahwa ia merasa mendapat perlakuan bernuansa rasis dari awak kabin maskapai asing, dan unggahan itu menjadi sorotan. Saat itu ia menyatakan, "Aku hanya meminta awak kabin berkewarganegaraan Korea, tetapi diperlakukan sebagai penumpang bermasalah," sembari mengklaim bahwa bahkan petugas keamanan ikut dipanggil. Namun kemudian, kesaksian daring yang menyebut "Soyou dalam keadaan sangat mabuk" menyebar luas dan memperbesar kontroversi.
Menanggapi hal itu, Soyou sebelumnya sudah menjelaskan bahwa ia "hanya minum sedikit alkohol di lounge sebelum naik pesawat dan tidak dalam kondisi teler." Secara khusus di siaran hari itu, Soyou mengenang, "Tak menyangka unggahan di SNS akan sebesar ini" serta "Tiba-tiba aku sudah dicap sebagai orang mabuk."
Ia melanjutkan, "Di pesawat, aku paling suka hidangan pertama yang keluar, tetapi sering kali tidak kebagian, jadi aku ingin menanyakannya kepada awak kabin. Karena sulit menjelaskan panjang lebar dalam bahasa Inggris, aku meminta dipanggilkan awak kabin orang Korea, tetapi tiba-tiba petugas keamanan datang," kembali memaparkan situasi saat itu.
Ia juga menambahkan, "Saat kembali dari toilet, seorang awak kabin menyuruhku masuk ke sisi dalam karena troli akan lewat, jadi aku sempat melangkah ke area kru. Namun awak kabin lain berteriak menyuruhku keluar," seraya berkata, "Sejak saat itu aku merasa sangat tersakiti. Aku tidak melakukan kesalahan, tetapi rasanya seperti mereka terus marah."
Khususnya terkait warganet yang kala itu memunculkan isu mabuk berat, Soyou mengungkap, "Akun itu sudah dihapus dan orangnya menghilang," seraya menambahkan, "Tetapi aku sudah terlanjur dicap sebagai pemabuk, wanita teler, dan wanita semena-mena."