Di tengah mencuatnya sengketa jeonse atas apartemen mewah di Hannam-dong antara penyanyi sekaligus aktor Lee Seung Gi dan Cha Gawon, ketua Piack Group sekaligus CEO One Hundred, kuasa hukum pihak Cha Gawon mengumumkan akan merilis materi bantahan atas klaim dari pihak Lee Seung Gi.
Pada 8 Juni, pengacara Hyun Dong-yeop, kuasa hukum One Hundred, mengunggah sebuah video di kanal YouTube-nya. Video tersebut adalah cuplikan untuk konten utama yang akan dirilis pada 11 Juni.
Dalam video itu, Hyun Dong-yeop menanggapi dugaan terkait jeonse yang diangkat program current affairs MBC PD Notebook dengan menyatakan, “Ini bukan penipuan jeonse, melainkan terlihat seperti upaya melakukan penipuan untuk memutus kontrak eksklusif.” Ia lalu membeberkan sebagian pesan yang diduga dikirim Lee Seung Gi.
Dalam pesan yang dipublikasikan itu tertulis, “Terima kasih sudah membantu saya masuk ke vila, Ketua,” “Rasanya lebih tenang karena bisa tinggal berdekatan,” “Akhirnya resmi pindah sepenuhnya,” dan lain-lain. Berdasarkan ini, Hyun Dong-yeop berargumen bahwa pihak Lee Seung Gi pada awalnya tidak bersikap negatif terhadap kontrak jeonse.
Hyun Dong-yeop juga merilis pesan terkait appraisal (penilaian). Dalam pesan tersebut terdapat ungkapan seperti, “Apakah saya tak perlu khawatir soal kemungkinan pemotongan nilai?” dan “Semoga appraisal berjalan lancar.” Ia membantah, “Ada yang mengatakan Lee Seung Gi, Cha Gawon, dan Koperasi Perikanan Wando (Suhyup) adalah pelaku bersama penipuan jeonse, tetapi kami tidak melihat di mana letak penipuannya.” Ia menambahkan bahwa ada data yang diperoleh dari forensik ponsel Cha Gawon, seraya menegaskan, “Ada banyak hal yang bisa mengguncang industri hiburan. Kami akan mengungkapnya satu per satu mulai dari Lee Seung Gi.”
Kontroversi ini memuncak setelah penayangan PD Notebook pada 2 Juni. Program tersebut membahas berbagai dugaan seputar Cha Gawon dan One Hundred, termasuk persoalan kontrak jeonse untuk apartemen mewah di Hannam-dong, Seoul. Saat itu pihak Lee Seung Gi mengklaim bahwa ia menempati hunian tersebut atas rekomendasi Cha Gawon, namun karena hasil appraisal, uang deposit jeonse (skema sewa dengan setoran deposit besar khas Korea) menjadi lebih dari tiga kali lipat dibanding angka awal yang disampaikan. Mereka juga menyatakan janji untuk menanggung bunga pinjaman tidak ditepati.
Sebagai tanggapan, pihak Cha Gawon membantah dengan menyatakan bahwa pihak Lee Seung Gi keliru memahami soal besaran deposit jeonse. Cuplikan video kali ini merupakan kelanjutan dari bantahan tersebut, dan setelah konten utama dirilis, perselisihan kedua belah pihak berpotensi semakin memanas.
Untuk saat ini, klaim dari kedua belah pihak masih jauh berseberangan. Konteks pesan yang dipublikasikan, proses kontrak jeonse, janji terkait appraisal serta bunga pinjaman, dan isu-isu kunci lainnya masih memerlukan verifikasi lanjutan.
Sementara itu, di akhir video Hyun Dong-yeop menampilkan teks “Coming soon 11 Juni pukul 19.00” sebagai isyarat dimulainya pengungkapan penuh.