K-SNAPP

‘Bukan penipuan jeonse’ vs ‘memutarbalikkan inti’, kubu Cha Gawon dan Lee Seung Gi bentrok langsung

Adu klaim soal ‘deposit jeonse’ di Hannam-dong… Konflik Lee Seung Gi–Cha Gawon kian memanas

Cha Gawon, Lee Seung Gi, Onehundred, kontrak, pemutusan, PD Notebook, villa, jeonse, upah, tunggakan
Foto: MBC, Instagram Lee Seung Gi

Di tengah pihak Cha Gawon, yang memimpin agensi hiburan Onehundred Label, membantah polemik soal kontrak jeonse di vila mewah Hannam-dong dengan penyanyi sekaligus aktor Lee Seung Gi, kubu Lee juga langsung mengumumkan akan menempuh jalur hukum, membuat adu klaim kian memanas.

Pada 11 Juni, pengacara Hyun Dong-yeop, kuasa hukum Cha Gawon, merilis video YouTube berjudul ‘Rahasia penipuan jeonse Hannam-dong MBC dan Lee Seung Gi’.

Polemik bermula dari program berita-aktual MBC PD Notebook yang tayang pada 2 Juni. Siaran tersebut membahas dugaan bahwa Cha Gawon menganjurkan artis naungan untuk menempati vila mewah di Hannam-dong, Yongsan-gu, Seoul, yang dimiliki dirinya dan pasangan, serta mengatur pinjaman jeonse bernilai besar. Lee Seung Gi disebut tinggal di vila itu dengan deposit jeonse 10,5 miliar won (± Rp115 miliar), dan melalui siaran ia menyampaikan bahwa dirinya “diminta deposit jeonse lebih dari tiga kali lipat dari jumlah awal yang didengar.”

Cha Gawon, Lee Seung Gi, Onehundred, kontrak, pemutusan, PD Notebook, villa, jeonse, upah, tunggakan
Foto: YouTube ‘Hyun Dong-yeop’s Highest Guard’

Menanggapi itu, Hyun Dong-yeop melalui video YouTube membantah, “Bingkai narasi bahwa kami menempatkan artis naungan di vila yang tak laku terjual tidak benar.” Ia mengklaim, “Vila tersebut sudah terjual,” seraya mengatakan, “Dalam proses negosiasi kontrak eksklusif, Lee Seung Gi menginginkan satu unit sebagai pengganti uang tanda tangan, dengan maksud ‘tolong perlakukan seperti Baekhyun.’”

Ia juga mempublikasikan tangkapan layar pesan yang menunjukkan bahwa Lee mengetahui soal taksiran di atas kertas dan proses penilaian, sembari menegaskan, “Bukan berarti Lee Seung Gi sepihak ditipu lalu menandatangani kontrak jeonse.” Ia menambahkan, “Fakta bahwa bank menyalurkan pinjaman 7,3 miliar won (± Rp80 miliar) dengan jaminan properti berarti nilai pasar telah ditetapkan melalui appraisal lembaga keuangan.”

Terkait bunga pinjaman jeonse, ia mengklaim, “Cha Gawon menyuntikkan dana perusahaan untuk menanggung bunga itu, lalu membukukannya sebagai uang muka bagi Lee Seung Gi,” dan bahkan menyinggung masalah tunggakan iuran pengelolaan (maintenance fee) dengan mengatakan, “Tuan Lee Seung Gi harus melunasi iuran pengelolaan sebelum keluar.”

Cha Gawon, Lee Seung Gi, Onehundred, kontrak, pemutusan, PD Notebook, villa, jeonse, upah, tunggakan
Foto: Instagram Lee Seung Gi

Namun pihak Lee Seung Gi segera membantah. Kuasa hukum Lee, pengacara Yoon Yong-seok, menyatakan, “Pihak Cha Gawon terus-menerus melontarkan klaim palsu yang memelintir esensi masalah,” seraya menegaskan, “Kami akan mengungkap dugaan tindak pidana Cha Gawon melalui aparat penegak hukum dan meminta pertanggungjawaban.”

Mereka juga menekankan bahwa alasan pemutusan kontrak eksklusif adalah masalah ketidakberesan pembayaran. Menurut pihak Lee, “Untuk iuran pengelolaan, disepakati pihak Cha Gawon yang akan menanggungnya sampai pembayaran selisih dilakukan melalui kompensasi, tetapi keterlambatan terus terjadi, dan Lee Seung Gi telah melunasi seluruhnya pada 4 Juni lalu.”

Mereka menambahkan, “Tunggakan upah staf lapangan pertama-tama dibayar oleh Lee Seung Gi dengan uang pribadi,” dan “bunga pinjaman yang diklaim ditanggung oleh Cha Gawon sejak awal dibukukan sebagai uang muka perusahaan tanpa persetujuan, sehingga pada akhirnya ditanggung oleh Lee Seung Gi.” Mereka juga menegaskan, “Sebagai pimpinan agensi, Cha Gawon semestinya lebih dulu memenuhi kewajiban dengan menyelesaikan tunggakan upah serta pembayaran yang belum diselesaikan kepada rekanan, karyawan, dan artis naungan.”

Terkait dugaan penipuan jeonse, mereka menyatakan, “Jika ini bukan penipuan jeonse, maka saat masa kontrak jeonse segera berakhir, cukup laksanakan kewajiban paling mendasar sebagai pemilik, yakni mengembalikan deposit jeonse dengan benar.”

Cha Gawon, Lee Seung Gi, Onehundred, kontrak, pemutusan, PD Notebook, villa, jeonse, upah, tunggakan
Foto: YouTube ‘Hyun Dong-yeop’s Highest Guard’

Di tengah itu, Cha Gawon melalui video menyampaikan permintaan maaf atas keterlambatan pembayaran upah. Ia berkata, “Kami sangat menyesal atas keterlambatan pembayaran upah dan menundukkan kepala untuk meminta maaf. Kami tak mampu menepati tepat waktu bahkan janji paling mendasar kepada mereka yang telah bekerja keras dengan menaruh kepercayaan pada perusahaan.” Ia menambahkan, “Kami bermaksud membayar upah yang belum dibayarkan,” seraya berjanji akan menjelaskan prosedur detail melalui firma hukum dan membayar secepat mungkin.

Cha Gawon mendirikan Onehundred Label bersama penyanyi sekaligus produser MC Mong, lalu memperluas pengaruh di industri hiburan dengan mengakuisisi Big Planet Made Entertainment, Million Market, INB100, dan lainnya. Namun belakangan, ia diterpa badai besar akibat kontroversi pembayaran yang belum diselesaikan, pemberitahuan pemutusan kontrak dari artis naungan, serta pengajuan penetapan sementara (gugatan ganti rugi sementara) yang bermunculan.