K-SNAPP

Kim Dae-ho: "Telepon dari PD Notebook bikin takut"… curhat di tengah polemik agensi

Kim Dae-ho, singgung tak langsung soal polemik agensinya

Radio Star, agensi, ONEHUNDRED Label, PD Notebook
Kim Dae-ho [Foto: MBC]
Radio Star, agensi, ONEHUNDRED Label, PD Notebook
Radio Star, agensi, ONEHUNDRED Label, PD Notebook
Radio Star, agensi, ONEHUNDRED Label, PD Notebook
Kim Dae-ho [Foto: MBC]

Mantan penyiar yang kini menjadi presenter, Kim Dae-ho, mengungkap beban yang ia rasakan setelah menyatakan diri sebagai freelancer serta perasaannya yang campur aduk terkait polemik terbaru seputar agensinya.

Episode MBC variety Radio Star yang tayang pada 24 Juni menampilkan Lee Ji-young, Kim Dae-ho, Kyung Soo-jin, dan Kim Min-kyung dalam spesial bertema "Semua orang sedang berjuang demi prinsipnya masing-masing".

Terkait kehadirannya di Radio Star, Kim Dae-ho berkata, "Sepertinya mereka selalu mengundang saya setiap kali situasinya tidak mudah dan saya butuh jalan keluar." Ia menambahkan, "Belakangan saya makin banyak 'radang' (kekesalan), jadi saya akan meledakkannya dan pergi," sambil membuka uneg-uneg yang menumpuk.

Pertama-tama, Kim Dae-ho menyinggung respons publik yang kerap membandingkannya dengan Kian84, mantan kreator webtoon yang kini juga presenter. Kim berkata, "Sejak dulu banyak komentar yang membandingkan saya dengan Kian84. Awalnya saya pikir tidak masalah, tapi lama-lama ternyata mengusik hati saya." Ia melanjutkan, "Saya juga pernah disebut 'KW 84'. Saya sudah hidup seperti ini lebih dari 40 tahun, jadi kalau dibilang meniru, rasanya menyakitkan," ungkapnya.

Kim Gura menenangkan dengan berkata, "Apa sih yang kurang dari Kim Dae-ho sampai harus meniru Kian84," namun ia juga bertanya, "Tapi bukankah ada sedikit efek menumpang popularitas Kian84?" Menanggapi itu, Kim Dae-ho mengatakan, "Hanya soal timing yang kebetulan saja," seraya mengungkap frustrasinya karena gaya hidupnya sendiri disalahpahami.

Penilaian yang bermunculan setelah ia menjadi freelancer juga disebutnya menjadi beban. Kim Dae-ho berkata, "Setelah saya menyatakan menjadi freelancer, ada yang bilang, 'Saat di MBC lebih bagus'. Baru satu setengah tahun sejak saya keluar, tapi sudah muncul komentar 'pesona awalnya sudah pudar', jadi saya merasa sesak," seraya mengaku, "Kalau terus-terusan mendengar hal seperti itu, rasanya manusia bisa melemah."

Dalam proses itu, ia juga menyinggung secara tidak langsung polemik seputar agensinya yang belakangan mencuat. Saat Kim Gura dengan hati-hati menyoal kondisi pribadi Kim Dae-ho saat ini, Kim berkata, "Belakangan ini ada hal yang benar-benar bikin saya terkejut. Saya menerima telepon dari MBC, katanya dari PD Notebook. Begitu mendengar itu, hati saya tidak enak dan saya juga takut," ujarnya. Ia menambahkan, "Saya ragu apakah perlu menceritakannya secara detail. Dada saya benar-benar sakit," sembari menahan diri untuk tidak berkata lebih jauh. Meski begitu, Kim Dae-ho menegaskan bahwa ia tidak menyesali pilihannya menjadi freelancer.

Kim Dae-ho masuk MBC sebagai penyiar angkatan ke-30 melalui program MBC Sunday Night - Karyawan Baru pada 2011. Setelah itu, ia menarik perhatian di berbagai variety lewat keseharian yang khas dan kepribadian yang jujur, lalu tahun lalu meninggalkan MBC dan beralih menjadi presenter freelance. Sejak itu, ia menandatangani kontrak eksklusif dengan ONEHUNDRED Label dan melanjutkan aktivitasnya.

Sementara itu, ONEHUNDRED Label belakangan menjadi sorotan akibat berbagai tudingan yang menyeret CEO Cha Gawon serta sengketa kontrak dengan artis naungan mereka. Program MBC PD Notebook pada siaran tanggal 2 lalu membahas masalah pembayaran dan pengelolaan dana, serta konflik dengan MC Mong. Menanggapi itu, pihak ONEHUNDRED Label membantah dengan menyatakan isi siaran tidak sesuai fakta dan menegaskan akan menempuh langkah hukum.