Grup Red Velvet terseret polemik penggunaan AI terkait konten yang mereka rilis jelang comeback.
Agensi SM Entertainment pada 7 Juli melalui akun media sosial resmi Red Velvet merilis poster jadwal untuk mini album baru 'Velvet Summer'.
Poster yang tersusun dari ubin berwarna biru itu menonjolkan objek bernuansa musim panas dan motif yang halus.
Namun sesaat setelah dirilis, di kalangan penggemar bermunculan komentar seperti "Jangan-jangan dibuat dengan AI", "Ada logo Gemini (AI) pada gambar". Faktanya, jika melihat ubin putri duyung di bagian tengah baris kedua poster, pada kerang di kanan bawah dapat ditemukan logo berbentuk berlian.
Tanggapan warganet pun terbelah. Mereka yang merespons positif berkomentar, "Sekarang ini siapa sih yang tidak pakai AI", "Kalau logonya dihapus, nanti dibilang menipu juga". Sebaliknya, ada pula yang mengkritik, "Terlihat kurang berkelas", "Ini dipakai secara komersial, jadi adanya watermark logo agak kurang pantas".
Sementara itu, mini album musim panas Red Velvet 'Velvet Summer' dijadwalkan rilis pada 3 Agustus melalui berbagai situs musik digital.
Poster Jadwal
Mini album musim panas Red Velvet
【Velvet Summer】
➫ 2026.08.03 6PM (KST)
💿Prapesanhttps://t.co/jKL6BzzsJa#RedVelvet#레드벨벳#VelvetSummer#RedVelvet_VelvetSummerpic.twitter.com/41sc48I8Bw— Red Velvet (@RVsmtown) 6 Juli 2026