K-SNAPP

‘Fanletter’ 10 Tahun, tuntas di Seoul Arts Center… perpaduan pemeran lama dan baru

Encore berlanjut di Daehangno!

Musikal, Fanletter, 10 tahun, Pertunjukan, Enoch, Kim Jong-gu, Lee Kyuhyung, Kim Kyung-soo, Yoon So-ho, Moon Sung-il, Kim Ri-hyun, Won Tae-min
Foto: Live Co., Ltd.
Musikal, Fanletter, 10 tahun, Pertunjukan, Enoch, Kim Jong-gu, Lee Kyuhyung, Kim Kyung-soo, Yoon So-ho, Moon Sung-il, Kim Ri-hyun, Won Tae-min
Musikal, Fanletter, 10 tahun, Pertunjukan, Enoch, Kim Jong-gu, Lee Kyuhyung, Kim Kyung-soo, Yoon So-ho, Moon Sung-il, Kim Ri-hyun, Won Tae-min
Musikal, Fanletter, 10 tahun, Pertunjukan, Enoch, Kim Jong-gu, Lee Kyuhyung, Kim Kyung-soo, Yoon So-ho, Moon Sung-il, Kim Ri-hyun, Won Tae-min
Foto: Live Co., Ltd.

Musikal Fanletter menutup panggungnya di Seoul Arts Center dengan sukses dalam rangka peringatan 10 tahun.

Sejak pemutaran perdana pada 2016, Fanletter telah melampaui total 200 ribu penonton dan resmi menurunkan tirai pada tanggal 22 kemarin. Karya ini berlatar tahun 1930-an pada masa pendudukan Jepang di Korea, terinspirasi oleh perkumpulan sastrawan ‘Guinhoe’ yang mencakup tokoh seperti Kim Yu-jung dan Yi Sang. Ceritanya mengikuti novelis jenius Kim Hae-jin, penggemarnya yang juga calon penulis Jung Se-hoon, serta penulis rahasia bernama Hikaru yang menjadi muse Kim Hae-jin.

Dalam pertunjukan kali ini, para aktor yang telah bersama selama 10 tahun kembali naik panggung. Para pemeran Kim Hae-jin sebelumnya—Kim Jong-gu, Kim Kyung-soo, dan Lee Kyuhyung—serta anggota baru Enoch menampilkan interpretasi dengan warna masing-masing. Selain itu, Kim Ri-hyun dan Won Tae-min bergabung sebagai Jung Se-hoon, menambah pesona baru.

Fanletter tak hanya membangun fandom yang solid di dalam negeri, tetapi juga aktif berekspansi ke pasar Asia. Mereka sukses menggelar pertunjukan di Taiwan pada 2018, pemutaran perdana berlisensi di Jepang pada 2024, serta mempersembahkan showcase versi berbahasa Inggris di London, Inggris, yang membuktikan potensi globalnya.

Penonton yang menyaksikan pertunjukan menyampaikan pujian, mengatakan, “Ketegangan yang diciptakan tiga tokoh membuat kita seolah membalik halaman sebuah novel,” dan “Karya yang wajib ditonton setidaknya sekali seumur hidup.”

Sementara itu, Fanletter akan melanjutkan pertunjukan encore mulai 17 Maret mendatang di Teater Besar Hongik University Daehangno Art Center, Seoul.