K-SNAPP

“Imersi terganggu vs karya adalah karya”… Perdebatan soal Oh Dal-su di 'Wangsanam' kian meluas

Masa lalu yang ikut tergali seiring kesuksesan box office

Pria yang Hidup dengan Raja, sukses box office, Oh Dal-su, MeToo, kontroversi, pelecehan seksual
Foto: Showbox, film 'Veteran'

Film Pria yang Hidup dengan Raja telah melampaui 6,7 juta penonton dan terus melaju di box office, sementara di ranah daring perdebatan mengenai aktor Oh Dal-su yang tampil dalam karya tersebut kian meluas.

Kisahnya menyoroti kepala desa (diperankan Yoo Hae-jin) yang secara sukarela mengasingkan diri demi memulihkan desa Cheongnyeongpo pada tahun 1457, serta mantan raja muda (Park Ji-hoon) yang digulingkan dari takhta dan diasingkan. Naskah yang kokoh dan akting para pemeran menuai pujian, tetapi inti perdebatan kini tertuju pada adegan kemunculan karakter Tuan Yoon yang diperankan Oh Dal-su. Di dunia maya bermunculan komentar seperti, "Ini bukan peran yang tak tergantikan, memang harus melibatkan Oh Dal-su?", "Terlepas dari aktingnya, kontroversi masa lalu kembali teringat dan imersi jadi buyar." Ada pula yang menilai citra peran yang baik dan humanis berbenturan dengan isu masa lalunya, hingga muncul reaksi, "Bahkan adegan yang dimaksudkan mengundang tawa pun terasa tidak nyaman."

Di sisi lain, tak sedikit pula yang membela keikutsertaan Oh Dal-su. Pernyataan seperti, "Ia sudah kembali dan aktif bekerja lagi," "Kontroversi pribadi aktor dan karyanya perlu dipisahkan," saling berhadapan, membuat opini warganet terbelah.

Pada 2018, di tengah gelombang MeToo, Oh Dal-su dituduh melakukan pelecehan seksual, setelah itu ia mundur dari proyek-proyek dan menjalani masa refleksi. Setahun kemudian, pada 2019, polisi menutup penyelidikan awal dengan alasan antara lain daluwarsa masa penuntutan dan ketiadaan laporan resmi. Sejak itu, Oh Dal-su kembali aktif lewat berbagai proyek, dan pada November tahun lalu ia juga menandatangani kontrak eksklusif dengan HB Entertainment.