K-SNAPP

“Diperalat untuk menutupi kasus narkoba Sandara Park” Park Bom 2NE1 kembali lontarkan pengungkapan mengejutkan

Mengaku bukan pecandu narkoba, melainkan penderita ADHD

Park Bom, Sandara Park, narkoba, 2NE1, pengungkapan
Foto: Instagram Park Bom, Sandara Park

Park Bom dari 2NE1 mengungkapkan rasa terzalimi terkait kontroversi narkoba dan mengunggah tulisan yang terkesan menyasar sesama member, Sandara Park.

Pada tanggal 3, Park Bom mengunggah surat tulisan tangan yang panjang di Instagram-nya, seraya mengatakan, "Aku berbicara dengan hati-hati karena takut bikin heboh lagi, tapi aku akan berani bicara," sembari mengungkap bahwa ia adalah penderita ADHD dan mengonsumsi Adderall untuk pengobatan. 

Khususnya, Park Bom mengklaim, "Sandara Park ketahuan karena narkoba, dan untuk menutupinya mereka menjadikan Park Bom sebagai pecandu narkoba," sambil menambahkan, "Saat itu, di negara ini bahkan belum ada obat bernama Adderall maupun payung hukumnya. Anehya, setelah kasus Park Bom barulah hukum itu dibuat. Mohon lakukan penyelidikan apa adanya."

Selain itu, ia menyinggung mantan agensinya YG Entertainment serta Yang Hyun-suk, Teddy, dan CL, dengan mengatakan, "Tolong jangan melaporkan kepada pihak berwenang bahwa 'Park Bom memakai melebihi dosis yang ditentukan' untuk narkoba yang sama sekali tidak kugunakan selama hampir 30 tahun," dan menutup tulisannya dengan, "Aku menulis ini karena rasanya jiwaku sedang menangis."

Sementara itu, Park Bom debut sebagai member 2NE1 pada 2009, namun meninggalkan YG Entertainment setelah grup tersebut bubar pada 2016. Setelah itu ia beraktivitas sebagai penyanyi solo, lalu sejak Agustus tahun lalu menangguhkan semua kegiatan karena alasan kesehatan.