Industri makanan tak lagi sekadar mempromosikan produk, tetapi mempercepat langkah menyasar Generasi MZ global lewat “entertainment marketing” yang mengedepankan konten. Menggabungkan berbagai format seperti variety show, konten short-form, hingga kolaborasi dengan influencer, strategi memperluas brand menjadi sebuah pengalaman kian terlihat jelas.
Di tengah tren tersebut, Samyang Foods meluncurkan reality show kencan yang menampilkan merek andalannya, Buldak, di garis depan, yakni Heat Match(Heat Match), dan berhasil mencuri perhatian. Proyek ini diproduksi bekerja sama dengan platform media Nectar(Nectar), dengan konsep “kencan terpanas yang berlangsung di tengah gurun.”
Program ini dirilis bertepatan dengan musim festival musik global yang digelar di Indio, California, AS. Para peserta menaiki “Buldak Bus” menuju lokasi pesta di gurun sambil saling mengenal satu sama lain. Intinya, rasa pedas khas Buldak yang intens dimanfaatkan sebagai “pemicu pembentukan relasi.” Dengan menyantap makanan pedas bersama, mereka dapat membaca reaksi masing-masing untuk memahami kepribadian dan perasaan, lalu membangun ikatan dari sana.
Para bintangnya juga tak kalah gemerlap. Total 10 lajang—lulusan program reality global dan para influencer—ikut ambil bagian, menampilkan dinamika pembentukan hubungan yang natural sekaligus persaingan. Episode perdana dirilis pada 11 April melalui YouTube, dan konten terkaitnya kemudian menyebar bertahap di berbagai platform seperti Instagram dan TikTok. Episode terakhir yang mengungkap pasangan final dijadwalkan tayang pada 18 April mendatang.
Sementara itu, Samyang Foods untuk tahun kedua berturut-turut berpartisipasi sebagai mitra resmi di Coachella Valley Music and Arts Festival (selanjutnya disebut Coachella). Jika tahun lalu Samyang Foods memperkenalkan Buldak di Coachella, tahun ini mereka berencana memperluas semesta merek dengan menampilkan produk selain mi instan, seperti saus Buldak.