Rapper DinDin mengakui sendiri bahwa 'sindrom selebritas' dirinya kambuh, sekali lagi memamerkan celetukan yang blak-blakan. Kali ini, bukan sekadar pengakuan—ia bahkan tampil sebagai pengajar 'Pengantar Studi Sindrom Selebritas', menghadirkan tawa.
Pada 21 April, kanal YouTube Psick Univ merilis video berjudul 'Sindrom selebritas, kamu pun bisa terkena (peserta: O3ohn, Lee Yong-joo, Kim Min-su, Jung Jae-hyung)'.
Konten ini berawal dari penampilan DinDin tahun lalu di Psick Show, ketika ia membongkar riwayat sindrom selebritasnya. Saat itu DinDin berkata, "Di era Show Me The Money 2 aku mengalami gelombang pertama, lalu setelah bergabung dengan 2 Days & 1 Night dimulailah gelombang kedua," dan setelah mendengarnya, Lee Yong-joo sempat mengusulkan, "Harusnya kita bikin kuliah semacam Pengantar Sindrom Selebritas." Video kali ini mewujudkan candaan itu menjadi konten nyata.
Dalam video, sejak awal DinDin memperkenalkan diri dengan berkata, "Kupikir sindrom selebritasku sudah sembuh total, tapi setelah Psick Show aku kembali mengalami gelombang 2.5," sambil memanaskan suasana. Ia kemudian mendefinisikan sindrom selebritas sebagai "kondisi ketika seseorang mulai terkenal atau menerima perhatian berlebihan lalu menganggap dirinya terlalu istimewa, sehingga mengalami disonansi kognitif antara diri dalam bayangan dan diri yang nyata." Penjelasan yang memadukan satir diri dan analisis itu dinilai menambah unsur hiburan.
Khususnya, DinDin menyebut 'metakognisi' sebagai inti sindrom selebritas. Menyinggung Jennie dan G-Dragon, ia menegaskan, "Sulit menyebut mereka terkena sindrom selebritas. Mereka itu memang selebritas," lalu menambahkan, "Selain mereka, 99% sifat itu bersifat didapat, jadi metakognisi menjadi penting." Intinya, bagaimana menerima benturan antara kesadaran diri yang berlebihan dan rasa realitas menjadi kunci.
Poin kelucuan video ini adalah DinDin tidak serta-merta melabeli sindrom selebritas sebagai hal jahat. Ia berkata, "Tujuan kita adalah menjadi selebritas yang baik," seraya menekankan, "Sindrom selebritas tidak selalu buruk. Malah bisa berperan seperti bakteri baik/probiotik yang membuat kita lebih berhati-hati." Selama kita menyadari kondisi diri dan bisa mengemasnya dengan tawa, justru itu membantu menjaga kewaspadaan.
Di penghujung video, humor khas yang hati-hati pun disertakan. DinDin berkata, "Mungkin para selebritas yang menonton video ini bisa jadi tersinggung," namun ia menegaskan, "Aku sama sekali tidak menyinggung siapa pun secara spesifik. Semoga kalian menyikapinya sebagai bahan tawa saja." Sikap ini menunjukkan usahanya memancing tawa dengan bahasa lugas tanpa melampaui batas.
Warganet yang menonton video tersebut bersorak dengan komentar seperti, "Selebritas wajib menonton ini sebagai pendidikan wajib," "Ini sudah setara ilmu humaniora," hingga "Konten pengetahuan umum terbaik tahun ini."