K-SNAPP

Demam 'K-horor' juga melanda layar kaca… 'Girigo' disebut tanpa celah akting

Teror yang melampaui 'Salmokji' dan 'Whispering Corridors'

Girigo, horor, film, Jeon So-young, Netflix, Kang Mi-na, Baek Seon-ho, Hyun Woo-seok, Lee Hyo-je
Foto: Netflix

Film Salmokji memimpin tren horor di bioskop, sementara serial orisinal Netflix Girigo meneruskan demam horor ke layar kaca.

Dirilis pada tanggal 24 lalu, Girigo mengisahkan para siswa SMA yang menerima pertanda kematian mendadak akibat kutukan aplikasi pemenuhan keinginan bernama 'Girigo', dan perjuangan mereka untuk bertahan hidup. Dengan memadukan ruang yang akrab bernama sekolah dengan perangkat modern seperti 'aplikasi', 'kutukan', dan 'penghitung waktu menuju kematian', judul ini sudah mencuri perhatian sebagai horor yang segar sebelum tayang, dan setelah rilis langsung meraih peringkat sekaligus sensasi perbincangan.

Yang paling mencolok, laju awal Girigo tidak main-main. Sesaat setelah rilis, judul ini melesat ke jajaran teratas, lalu hanya dalam dua hari merebut peringkat 1 kategori serial domestik di Netflix, menegaskan kehadiran yang begitu mencolok. Respons penonton pun membara. Tidak berhenti pada horor klasik dengan kemunculan hantu semata, kisah ini dinilai memaksimalkan keterlibatan dengan secara cerdas menggabungkan tema 'kutukan digital' dengan garis emosi kompleks remaja—hasrat dan kecemasan, rasa bersaing dan persahabatan, hingga naluri bertahan hidup.

Di berbagai komunitas daring dan media sosial, komentar antusias bermunculan seperti, "Sejak 'Whispering Corridors', baru kali ini ada horor seperti ini", "Para pendatang baru, tapi tidak ada celah akting sama sekali", "Lebih menakutkan daripada 'Salmokji'", "Langsung maraton dalam sekali duduk", hingga "Tolong buatkan musim ke-2".

Di pusat badai kesuksesan ini jelas ada para aktor pendatang baru. Wajah-wajah yang masih asing namun segar itu menghadirkan akting solid yang semakin mengangkat tensi horor berkualitas, sukses merebut perhatian publik.

Tidak berhenti pada horor yang sekadar mengejutkan, Girigo dengan piawai menyeimbangkan narasi emosional potret anak muda dan ketegangan khas genre. Seluruh episode kini dapat ditonton di Netflix.