K-SNAPP

Nam Taehyun ajukan banding atas putusan tingkat pertama terkait mengemudi saat mabuk di masa hukuman percobaan narkotika

Nam Taehyun tersangkut narkotika, tak terima putusan

Nam Taehyun, mengemudi saat mabuk, pengadilan, putusan, banding, hukuman percobaan
Foto: Instagram Nam Taehyun

Mantan anggota grup WINNER, Nam Taehyun, yang dijatuhi hukuman penjara di pengadilan tingkat pertama atas tuduhan mengemudi saat mabuk selama masa hukuman percobaan terkait penggunaan narkotika, mengajukan banding terhadap putusan tersebut.

Menurut kalangan hukum pada 14 April, Nam Taehyun pada hari itu mengajukan berkas banding ke Pengadilan Distrik Seoul Barat. Sebelumnya, pada 9 April, majelis tunggal pidana ke-11 menjatuhkan hukuman penjara 1 tahun dan denda 1 juta won (sekitar Rp12 juta) kepada Nam Taehyun yang didakwa melanggar Undang-Undang Lalu Lintas Jalan (mengemudi saat mabuk) dan lainnya. Namun, karena dinilai tidak ada risiko melarikan diri atau menghilangkan barang bukti, ia tidak langsung ditahan di persidangan.

Nam Taehyun diduga menabrak pembatas jalan tengah saat mengemudi dalam keadaan sangat mabuk sekitar pukul 04.10 pada 27 April tahun lalu, di dekat Jembatan Dongjak arah Ilsan di Gangbyeonbuk-ro, Seoul. Saat itu, kadar alkohol dalam darahnya mencapai 0,122%, jauh melebihi ambang batas pencabutan SIM (0,08%). Selain itu, terungkap ia melaju dengan kecepatan 182 km/jam di ruas jalan berkecepatan maksimum 80 km/jam.

Terkait alasan penjatuhan hukuman, majelis menyatakan, "Terdakwa mengakui perbuatannya dan menunjukkan penyesalan, namun meski pernah dihukum karena mengemudi dalam keadaan mabuk di masa lalu, ia kembali mengulangi perbuatan tersebut," seraya menambahkan, "Terutama karena perkara ini terjadi saat masa hukuman percobaan terkait tindak pidana narkotika, tingkat kecaman terhadapnya besar." Majelis melanjutkan, "Fakta bahwa ia sangat mabuk dan melaju melebihi batas kecepatan sehingga sangat membahayakan keselamatan lalu lintas juga menjadi alasan yang tak terelakkan untuk menjatuhkan hukuman tegas."

Sebelumnya, pada 2023, Nam Taehyun menerima hukuman denda atas kasus mengemudi saat mabuk, dan pada 2024 ia dijatuhi hukuman penjara dengan masa percobaan atas tuduhan penggunaan metamfetamin (philopon).

Sementara itu, setelah debut bersama grup WINNER lalu keluar dari tim dan melanjutkan aktivitas sebagai band, kegiatannya kini tersendat akibat kontroversi yang terus beruntun.