Kabar beredar bahwa pengguna yang memposting komentar jahat terhadap anggota Super Junior, Choi Siwon, telah diidentifikasi. Baru-baru ini, pengadilan Amerika Serikat mengizinkan pengungkapan informasi identitas 10 pelaku komentar jahat, sehingga Choi Siwon kini dapat menelusuri mereka.
Menurut Dispatch pada 7 Juli, Choi Siwon pada Juni lalu mengajukan permohonan ke Pengadilan Distrik Federal California Utara untuk memperoleh informasi pelaku komentar jahat, dan pada 3 Juli pengadilan mengabulkan permohonan discovery yang dia ajukan, sehingga identifikasi para pengunggah komentar bernada kebencian menjadi memungkinkan.
Melalui langkah ini, Choi Siwon dapat meminta kepada platform informasi seperti nama, tanggal lahir, dan alamat para pelaku. Sebelumnya, melalui pernyataan tertulis, ia menjelaskan alasan memperluas yurisdiksi ke pengadilan AS dari Korea, dengan mengatakan, "Karena tidak dapat mengidentifikasi pengguna YouTube dan X, saya tidak bisa melanjutkan gugatan di Korea."
Diketahui, Choi Siwon menyerahkan kepada pengadilan AS sejumlah komentar jahat seperti, "Sepertinya hanya memungut satu idiom empat aksara lalu asal pakai", "Mengira bisa asal ngoceh apa saja", "Para anjing pemberontak kaum fanatik harus segera diberantas", "Enyah XXX. Choi Siwon out", "Choi Siwon, keluar dari SuJu", "Masih mempertahankan titel idola karena uang?", "Si XX bernama Choi Siwon itu suruh berdiri di belakang".
Sebelumnya, gelombang komentar jahat terhadap Choi Siwon kian meluas setelah ia pada hari vonis tingkat pertama terhadap mantan Presiden Yoon Suk Yeol mengunggah postingan berisi idiom empat aksara "불의필망" dan "토붕와해". SM Entertainment menyatakan tengah mengamankan bukti terkait tindakan membuat dan menyebarkan informasi palsu, serta memposting tulisan yang mengejek atau merendahkan, dan telah memberi isyarat akan menempuh jalur hukum.